events coverage segment, News

VW Heritage Indonesia UK Trip

Volksworld Show 2017

Trip nya dimulai tanggal 17 Maret 2017, kebeneran setiap Maret semua Staff VW Heritage Trade Sales dipanggil ke kantor pusat untuk menghadiri VW Heritage Trade Sales Annual Meeting. Yang hadir pun datang dari United States, France, Germany, Italy, Spain dan saya sendiri dari Indonesia. Tugas saya sendiri untuk mengenal setiap departemen yg ada di VW Heritage HQ mulai dari Directors, Trade Sales Team, Warehouse, IT & Marketing, Finance, dan masih banyak lagi yg gak mungkin saya sebutin satu per satu. Intinya supaya saya bisa jelaskan ke setiap customer, bagaimana pesanan mereka di proses dari mulai bertanya ke saya sampai pesanan itu di terima di depan rumah setiap customer. Sebelum marathon meeting, VW Heritage memberikan kesempatan buat sight seeing Brighton karena saya bawa anak dan istri, yang kebeneran juga cmn berjarak 25 menit dari Shoreham-By-Sea tempat saya menginap dan the home of VW Heritage. Cuaca selama disana not so bad, antara 7°-9° derajat, cuma anginnya aja yg bisa sampe 36 km per jam karena Brighton dan Shoreham-By-Sea ada di sebelah laut persis berhadapan dengan France pffttt

Volksworld Show 2017

Meeting dan product knowledge bersama warehouse team itu peristiwa yang sangat dinanti, tiba-tiba saya ngerasa kembali ke jaman TK ketika ayah saya bawa saya ke toko mainan terlengkap di Indonesia, ada 19.000+++ item di Warehouse, belum lagi per item ada stock ratusan sampai ribuan pieces, totalnya ada jutaan parts VW di warehouse, sudah sangat biasa buat para staff ngeliat mata yang ber binar-binar ketika bawa orang untuk quick tour. Setiap staff di VW Heritage merasakan hal yg sama ketika pertama kali tour, karena kebetulan semua staff di VW Heritage adalah penggemar dan pengguna VW baik newtimer ataupun oldtimer.

Volksworld Show 2017

Saya agak surprise ketika ngeliat betapa banyaknya VW di UK, rasanya hampir setiap Tiga rumah pasti ada VW. Entah itu T25 ( Transporter ), T4 ( Caravelle ), T5 dan T6, sangat banyak yang ngobrak-ngabrik bagian suspensi dan tetep dipake daily atau work van (and just info buat yang berpikir aspal disana bersahabat buat static lovers, aspalnya gak bagus-bagus amat kok). Tanggal 22 saya menjemput delegasi dari Indonesia lainnya, beliau President of Volkswagen Club Yogyakarta dan mewakili Jogja Volkswagen Festival 2017 Mr Sumartoyo Suharto untuk mengajak beliau merasakan VW Heritage HQ Tour dan meeting sponsorship antara Jogjakarta Volkswagen Festival 2017 (JVWF2017) dan VW Heritage.

Volksworld Show 2017

23 Maret 2017 – SET UP DAY at VOLKSWORLD SHOW 2017: Di Show ini VW Heritage adalah sponsor utama, jadi kita dapet stand yang agak besar dan spot banner, beach flag yang jumlahnya juga agak banyak, Note : kita masangin sendiri loh banner2, beach flag, dll di seluruh venue, panitia cmn tinggal ngasi tau doang spot2nya, beda bgt sama disini yg semuanya disediakan panitia event, lumayan sibuk karena kita nyediakan katalog gratis, setting up 6 PC untuk pemesanan di tempat, dll. Semuanya diselesaikan dalam waktu setengah hari, kerjanya agak gila juga sih, kaya kuda, karena panitia juga gak ngasih waktu yg lama untuk set up stand.

Volksworld Show 2017

24 Maret 2017 – Volksworld Show Day 1: Pagi jam 9 saya sudah jalan kaki ke Sandown Park, Esher tempat Volksworld Show 2017 diadain, Nah tahun ini adalah tahun ke 25 Volksworld Show diadakan. Baru sampe di parking lot utama yang di depan kita sudah disambut VW yang entah jumlahnya berapa dan juga barisan Beetle tahun 1967 melingkar persis di depan ticket entrance. Beetle 1967 ini agak special karena hampir semua parts-nya berbeda dan hanya keluar selama setahun. Jumlah VW yg di depan terlalu banyak untuk saya hitung, karena mereka yang datang bukan hanya dari UK tapi juga dari seluruh Eropa.

Tiket baru dibuka jam 9, tapi antriannya sudah mengular, saya bisa langsung masuk kebeneran karena masih harus bantu mempersiapkan beberapa finishing touch stand dan lumayan lah ada kesempatan buat ambil gambar menggunakan ponsel saya sendiri, karena kalau ngeliat dari antriannya saya yakin bakalan susah sekali buat mengambil gambar dalam kondisi padat pengunjung.

Volksworld Show ini bukan hanya diisi sama vw yg original look, tapi juga kustom, modified, dan lain-lain. Mulai dari yang original paint hingga yang keluar dari pattern-nya, tapi gak ada satupun yang memandang sebelah mata, smua penggemar, builder-builder-nya sangat menghargai hasil karya satu sama lain. Main hall diisi sama stand sponsor utama dan VW yang dipilih oleh Volksworld Magazine, yang menarik perhatian saya pribadi untuk di hall ini bukan Convertible nya yg ada diatas panggung berputar, tapi ada German Look yang bukannya sibuk berinovasi agar mesinnya bisa bertenaga besar dan akselerasi tinggi, tapi dia melakukan hal yang serupa dengan mesin yang ramah lingkungan, Electric Engine!! Mesinnya bukan VW kok, tapi dia tetep dapat posisi yang istimewa.

Berjalan ke hall berikutnya kita bisa liat di diorama campsite nya VW Heritage ada VW Phoenix, VW bertipe campervan ini sebenarnya adalah karoseri yang diproduksi di US dan memang untuk pasar US yang pada jaman itu banyak orang yg terinspirasi sama film Back To The Future, Lengkap dengan steering wheel bentuk console yang kalau dipake ber manuver parkir pasti repotnya naudzubillah!! Gak heran kalo akhirnya tidak terlalu sukses penjualan mobil ini di eranya, tapi justru karena itu akhirnya hanya ada dua survivor untuk jenis ini di dunia. Tepat di sebelahnya ada rare VW SP2 produksi volkswagen di brazil milik salah satu vw classic supplyer dari UK, bermesin 1700cc dengan type flat four aircooled boxer.

Indoor hall Sandown Park ini lumayan unik karena section hall nya terbagi lumayan banyak, jadi lumayan makan waktu untuk explore di setiap section-nya. Indoor hall ada sekitar tujuh atau delapan bagian yang berisi Show & Shine VW, Main Sponsor Stands, Trade Stands, Swap Meet, Kids Area, Food Court, dan lain sebagainya. Untuk outdoor nya ada tiga bagian, depan ( parking lot ), tengah yang dipakai untuk exhibition, entertainment dan games, belakang yang dipakai untuk parkir club yang terdaftar dan camping ground, jumlah mobil yang di belakang hampir sama dengan yang di depan. Terlalu banyak buat diitung!!

Volksworld Show hari pertama ini ditutup jam lima sore, whatt?? Tetapi memang demikian setiap tahunnya, lumayan juga sih ini memberikan kesempatan para pengunjung untuk sekedar nongkrong dan ngobrol tanpa terganggu musik atau permainan-permainan. Ada 1 lagi yang unik, Volksworld Show menyediakan personal assistance untuk pengunjung difabel, nice right?! Belum lagi free medical assistance yang siap menghampiri pengunjung ketika melihat salah satunya pucat karena sekedar hangover!

Malam minggu VW Heritage memberikan kesempatan untuk kita smua para staff berkumpul bersama, dinner, maen billiard, drink wine or whiskey di private party yang diadakan di Esher Unite Place ( hotel ) tempat kami semua menginap, party yang bisa dinikmati oleh semua orang yang hadir termasuk anak saya yang mengalami kesulitan untuk berhenti bergoyang mengkuti tune dari DJ Gary Wells, yang kebeneran dia juga pemilik VW Late Bay yang dipamerkan di diorama campsite VW Heritage.

25 Maret 2017 – Volksworld Show Day 2: Saya masih disibukkan dengan kegiatan di stand dan beberapa shooting video untuk VW Heritage, begitu juga bagi anak saya yang jadi salah satu talent. Sore jam 4 acara ditutup dengan pengumuman award winner, yang menarik di session ini adalah, tidak adanya sistim penjurian, semua award adalah Best Choice atau Best Pick!

Sangat masuk akal sebenarnya untuk memilih sistim penilaian seperti ini, bayangkan ada berapa type dan varian VW yang di release dari awal sampai sekarang?! Sistim penjurian sendiri masih menjadi perdebatan di negara asalnya seiring dengan perkembangan customized dan modified yang selalu berkembang dari tahun ke tahun, Trophy bukan lagi hal yang di idam-idam kan para builder dan penggemar vw yang hadir di Volksworld Show, tapi mereka lebih mengutamakan bertemu dengan teman-teman lama, antar negara, berdiskusi tentang vw, saling menghargai hasil karya dan pastinya impact publikasi terhadap hasil karya-nya yang bisa dibilang massive di Volksworld Show ini.

Hanya butuh 2 jam untuk kembali ke event venue seperti sedia kala tanpa ada sampah berserakan, banner-banner, beach flag, dan lainnya. Padahal ada sekitar 40-an vw terbaik yang ada di indoor hall, untuk mengeluarkannya, peserta akan dipanggil satu per satu dan dilarang untuk menyalakan mesinnya di indoor hall, dinyalain aja gak boleh apalagi di geber-geber, suatu saat di Indonesia saya yakin kita bisa menikmati suasana loading out yang sama dengan di Volksworld Show..someday.. (just thinking?!).

Dua hari terakhir di UK, VW Heritage memberikan kesempatan ke saya dan keluarga untuk sight seeing ke London. We called it London Calling! Sepertinya tidak perlu diceritakan disini, karena kesempatan ini hanya kami habiskan untuk berbelanja oleh-oleh dan foto dan foto, dan foto. hehehe.

Sangat-sangat bersyukur dengan kesempatan yang langsung saya manfaatkan untuk belajar dan berbagi, salah satunya yang menginspirasi dari tempat bekerja saya saat ini adalah: tidak ada yang kecil di dunia ini, bisnis yang segmented bisa jadi worldwide selama kita konsisten di dunia yang kita geluti.


Perjalanan ini diceritakan kembali oleh:

Indra H Hernandi
Indonesian Sales VW Heritage Parts Centre Ltd
Mail : indra.hernandi @ vwheritage.com
DDI : +62 877 3863 3073

Official VW Heritage website: http://www.vwheritage.com

The opinions expressed here are the personal opinions of the author and do not necessarily represent the views and opinions of VW Heritage.

Photo credited to Indra H Hernandi & VW Heritage.

Save

Save

Save

The Photo Gallery

Volksworld Show 2017

Volksworld Show 2017

Volksworld Show 2017

Volksworld Show 2017

Volksworld Show 2017

Volksworld Show 2017

Volksworld Show 2017

Volksworld Show 2017

Volksworld Show 2017

Volksworld Show 2017

Previous ArticleNext Article

A brand of GETTINLOW portal that focuses on automotive articles and lifestyle photo. More coverage of the stream contains photography of automotive such as: Stance, Hellaflush, JDM, Retro Classic and VIP style in Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Send this to a friend